Duhai diri, kelak saat langit terbelah,
dan bumi memuntahkan seluruh rahasia langkah,
di manakah engkau berdiri — di sisi kanan, atau tertunduk di gelap murka-Nya?
Adakah amalmu cukup untuk menjawab,
atau hanya tangisan yang menjelma kitab?
BACA JUGA: Kesabaran Itu Karunia dari Allah, Bukan Semata Kekuatan Diri
Hari itu tak ada lagi sahabat,
ayah pun lari, ibu pun tak sempat,
setiap jiwa sibuk dengan timbangan nasibnya —
antara surga yang damai, dan api yang menyala-nyala.
Duhai diri, masihkah engkau tertawa panjang,
sedang catatan terus bertambah tanpa kau pandang?
Sedarlah, sebelum fajar terakhir datang,
sebelum lidah kelu, sebelum cahaya iman menghilang.
BACA JUGA: Hari Penghakiman
Bersujudlah, wahai hati yang lalai,
karena ampunan-Nya luas, walau dosamu menggunung tinggi.
Semoga di hari penghakiman nanti,
engkau menjawab dengan wajah berseri:
“Ya Rabb, aku datang dengan hati yang Engkau sucikan kembali.” []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

