Siapa saja dari kaum muslimin yang sedang menghadapi sakaratul maut, maka disunahkan bagi keluarganya untuk mentalqinkan atau mengajarkan kepadanya dengan kalimat syahadat.
Dari Abu Said Al-Khudry, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Talqinkanlah orang yang akan wafat di antara kalian dengan kalimat laa ilaaha illallah.”
BACA JUGA: Dahsyatnya Sakaratul Maut
Maksud dari perintah Rasulullah ﷺ menalqinkannya adalah agar diharapkan nantinya akhir dari perkataan orang yang wafat tersebut adalah laa ilaaha illallah.”.
Telah diriwayatkan dari Muadz bin Jabal radhiallahu anhu bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa yang akhir ucapannya atau ketika akan wafat: laa ilaaha illallah”, maka ia akan masuk surga.”
BACA JUGA: Saudaraku, Rezeki, Maut, dan Jodoh Itu …
Manakala seseorang telah menghembuskan nafas terakhirnya, maka akan ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan oleh anggota keluarga. []
Sumber: Panduan Fiqih lengkap, Disajikan Singkatan Padat Menurut Al-Quran dan As-Sunnah yang Shahih Jilid 2, Abdul Azhim bin Badawi Al-Khalafi, Penerbit: Pustaka Ibnu Katsir, 2005
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

