Home Yaumul HisabDan Buah-buahan dari Apa yang Mereka Pilih

Dan Buah-buahan dari Apa yang Mereka Pilih

Ibnu Abbas berkata, bila seorang penghuni surga menginginkan buah, buah tersebut turun menghampirinya hingga ia bisa mengambil yang ia inginkan.

by Abu Umar
0 comments 106 views

Buah-buahan mereka banyak di pepohonan, buah-buahan mereka berasal dari mata air suci, wajah mereka berseri karena cahaya kerelaan, mata mereka menatap Rabb, mereka telah meraih kemuliaan dunia dan keberuntungan akhirat, dan nikmat paling agung adalah mereka tidak berubah.

Di waktu sahur mereka bangun, dalam mengemukakan alasan mereka mirip tawanan, mereka meninggalkan sikap kemu-nafikan terhadap apa pun yang mereka kata, mereka meniti keju-juran dalam setiap tutur kata, tiada berhenti kala menginginkan keutamaan, pada hari kiamat mereka berhasil meraih yang mereka inginkan.

BACA JUGA:  Buah-buahan Surga

Allah SWT berfirman:

إِنِّي ظَنَنتُ أَنْ مُلَقٍ حِسَابِيَةٌ ) فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَاضِيَةٍ فِي جَنَّةٍ عالِيَةِ قُطُومُهَا دَانِيَةٌ ))

“Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai. Dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat.” (QS. Al-Haqqah: 20-23)

Imam Ibnu Qayyim menjelaskan, maksudnya buah-buahan surga dekat bagi yang mengambil, ia bisa mengambilnya dalam posisi apa pun seperti yang dikehendaki.

Allah SWT berfirman:

وَدَانِيَةٌ عَلَيْهِمْ ظِلَالُهَا وَذُلَّلَتْ قُطُوفُهَا نَدْلِيلًا ))

“Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.” (QS. Al-Insan: 14)

Ibnu Abbas berkata, bila seorang penghuni surga menginginkan buah, buah tersebut turun menghampirinya hingga ia bisa mengambil yang ia inginkan.

Allah berfirman: “Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima” (QS. Ar-Rahman: 68) Allah secara khusus menyebut pohon kurma dan delima di antara sekian macam buah karena keutamaan dan kemsuliaan yang ada pada keduanya, seperti kebun-kebun kurma dan anggur yang secara khusus Allah sebut dalam surat An-Naba”: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur.” (QS. An-Naba’: 31-32)

Allah berfirman:

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ فِيهَا أَنْهَرٌ مِّن مَّاءٍ غَيْرِ ءَاسِنٍ وَأَنْهَرُ مِن لَّبَن لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ، وَأَنْهَرٌ مِنْ خَمْرٍ لَّذَةٍ لِلشَّرِينَ وَأَنْهَرُ مِنْ عَسَلٍ مُصَفَى وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءٌ حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ )

“Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamr yang lezat rasanya bagi peminumnya dan su-ngai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memper-oleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampu-nan dari Rabb mereka.” (QS. Muhammad: 15)

BACA JUGA:  

banner

Kenapa Hewan Saling Diqisas Satu Sama Lain Padahal Bukan Mukallaf?

Disebutkan dalam Shahih Muslim dari Jabir dari Nabi, beliau bersabda:

عُرِضَ عَلَيَّ كُلِّ شَيْءٍ تُولِجُونَهُ فَعُرِضَتْ عَلَيَّ الْجَنَّةُ حَتَّى لَوْ تَنَاوَلْتُ مِنْهَا قَطْفًا أَخَذْتُهُ أَوْ قَالَ تَنَاوَلْتُ مِنْهَا قِطْفًا فَقَصُرَتْ يَدِي عَنْهُ وَعُرِضَتْ عَلَيَّ النَّارُ فَرَأَيْتُ فِيهَا امْرَأَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ تُعَذِّبُ فِي هِرَّةٍ لَهَا

“Segala sesuatu yang kalian lakukan diperlihatkan padaku lalu surga diperlihatkan padaku, seandainya ingin mengambil buahnya pasti aku ambil, atau beliau bersabda: Aku hendak mengambil buah namun tanganku tidak sampai. Neraka juga diperlihatkan kepadaku, aku melihat di sana ada se-orang wanita dari Bani Israil yang disiksa karena kucing miliknya.” []

Sumber: Ar-Riyad an-Naadirah fii Shahiih ad-Daaril Akhirah (Prahara Padang Mahsyar – Ulasan Mendalam tentang Peristiwa Pengumpulan Manusia di Padang Mahsyar, Huru-Hara Kiamat, Hisab, Mizan, Telaga, Shirath, Syafaat, & Fatwa-Fatwa tentang Akhirat / Penulis: Dr. Ahmad Musthafa Mutawalli / Penerbit: Pustaka Dhiya’ul Ilmi /Cetakan Pertama: Rabiul Awwal 1439 H/Nopember 2017 M

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119