Home SirahKhalid bin Walid Mengenang saat Dirinya Masuk Islam

Khalid bin Walid Mengenang saat Dirinya Masuk Islam

by Abu Umar
0 comments 186 views

Pada suatu hari, Khalid bin Walid menyendiri dan merenungkan agama baru yang setiap hari bendera-benderanyasemakin berkibar dan tinggi, maka cahaya-cahaya keyakinan dalam hatinya yang cerdas mulai berkilauan.

Dia pun berkata, “Demi allah, sungguh jalan kebenaran telah nampak. Orang itu benar-benar utusan Allah. Lalu, sampai kapan aku memeranginya? Demi Allah, aku akan pergi menghadapnya dan masuk Islam!”

Mari kita simak Khalid bercerita tentang perjalanannya yang penuh berkah menuju Rasulullah ke Madinah untuk mengambil posisinya di dalam kafilah kaum Mukminin.

BACA JUGA: Utsman bin Affan, yang Melewati Malam dengan Bertasbih dan Membaca Alquran

Dia berkata, “Andai saja aku menemukan orang yang mau menemani perjalananku. Lalu aku pun menemui Utsman bin Thalhah dan aku sampaikan maksud tujuanku kepadanya, dan dia pun segera memenuhi ajakanku. Selanjutnya kami berdua keluar dengan bergegas di waktu sahur. Sehingga kami sampai di daerah dimanakami berjumpa dengan Ammar bin Al-Ash.

Dia berkata, “Selamat datang, wahai kalian berdua.”

Kami menjawab, “Demikian juga dengan kamu.”

Dia pun bertanya, “Hendak ke mana kalian?”

Kami mengabarkan maksud tujuan kami kepadanya dan ternyata dia juga ingin menghadap Nabi ﷺ untuk menyatakan keislamannya. Maka kami pun jalan bersama sampai tiba di kota Madinah menghadap Rasulullah ﷺ di hari pertama bulan Shafar tahun 8 Hijriyah.

Ketika aku berada di hadapan Rasulullah ﷺ, aku mengucapkan salam kenabian kepadanya. Dan beliau membalas salamku dengan wajah berseri-seri. Kemudian aku nyatakan keislamanku dengan mengucapkan persaksian kebenaran atau syahadat.

Selanjutnya Rasulullah ﷺ bersabda: “Sungguh aku memandang bahwa kamu memang memiliki akal, yang kuharap ia tidak menuntunmu kecuali kepada kebaikan!”

Lalu aku pun membaiat Rasulullah ﷺ dan berkata kepadanya, “Mohonkanlah ampunan untukku atas segala sesuatu yang telah aku perbuat dalam menghalang-halangi jalan Allah.”

Beliau pun bersabda, “Sesungguhnya Islam menghancurkan dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya.”

BACA JUGA: Abu Bakar, ketika Membebaskan Bilal bin Rabah

Aku berkata, “Wahai Rasulullah, apakah hanya itu saja?”

Beliau pun kembali bersabda, “Ya Allah, ampunilah Khalid bin Walid atas segala sesuatu yang telah diperbuat dalam menghalang-halangi jalan-Mu.”

Lalu Ammar bin Al Ash dan Utsman bin Thalhah pun maju ke hadapan beliau dan menyatakan keislaman mereka. Mereka membaiat Rasulullah ﷺ.

Demi Allah, sejak hari keislamanku Rasulullah ﷺ tidak pernah menyamakanku dengan seorang pun dari kalangan sahabatnya. []

Sumber: Para Sahabat Nabi ﷺ, Kisah Perjuangan, Pengorbanan, dan Keteladanan, karya Dr. Abdul Hamid, Penerbit Darul Haq, Cetakan 1, Februari 2017

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119