Al-Imam Adz-Dzahabi rahimahullah
Allah Taala berfirman :
۞فَخَلَفَ مِنۢ بَعۡدِهِمۡ خَلۡفٌ أَضَاعُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَٱتَّبَعُواْ ٱلشَّهَوَٰتِۖ فَسَوۡفَ يَلۡقَوۡنَ غَيًّا
“Kemudian datanglah setelah mereka, generasi pengganti yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti syahwat, maka mereka kelak akan masuk ke lembah Ghayya.” [QS. Maryam: 59]
Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata :
Bukanlah makna “menyia-nyiakan shalat” adalah meninggalkannya secara totalitas, akan tetapi yang dimaksud adalah mereka mengakhirkannya dari waktunya.
BACA JUGA: Waktu Akhir Shalat Dhuha
Sa’id bi Al-Musayyib rahimahullah berkata :
📍Yaitu
▪️ dia tidak shalat zhuhur kecuali sampai masuk waktu ashar,
▪️ dia tidak shalat ashar kecuali di waktu maghrib,
▪️ dia tidak shalat maghrib kecuali sampai masuk waktu Isya,
▪️ dia tidak salat isya kecuali sampai waktu fajar,
▪️ dia tidak shalat fajar kecuali sampai terbit matahari.
BACA JUGA: 5 Orang yang Haram baginya Tersentuh Api Neraka
Barangsiapa yang mati dan dia terus menerus kondisinya seperti ini dan dia belum bertaubat, maka Allah akan mengancamnya dengan lembah Ghayya,
yaitu sebuah lembah yang ada di neraka Jahanam yang sangat dalam jurangnya dan sangat buruk rasanya. []
Al-Kabaair karya Imam Adz-Dzahabi 89.
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

