Home SirahAbu Bakar Ash-Siddiq, Lelaki Dewasa Pertama yang Yakin pada Nabi ﷺ

Abu Bakar Ash-Siddiq, Lelaki Dewasa Pertama yang Yakin pada Nabi ﷺ

by Abu Umar
0 comments 399 views

Abu Bakar merupakan ayah dari Aisyah yang merupakan istri Nabi Muhammad ﷺ. Nama sebelum masuk islam adalah Abdul Ka’bah yang artinya ‘hamba Ka’bah’. Setelah masuk islam namanya diubah oleh Rasulullah menjadi Abdullah yang artinya ‘hamba Allah. Abu Bakar adalah lelaki dewasa pertama yang yakin pada kenabian Muhammad ﷺ.

Nabi Muhammad ﷺ juga memberinya gelar Ash-Shiddiq yang artinya ‘yang berkata benar’ setelah beliau membenarkan dan mempercayai peristiwa Isra Mi’raj yang diceritakan oleh Nabi Muhammad ﷺ kepada para pengikutnya. Dan dari situlah ia lebih dikenal dengan nama “Abu Bakar Ash-Shiddiq”.

Abu Bakar ash-Shiddiq merupakan keturunan Bani Taim, sub-suku bangsa Quraisy. Dan menurut beberapa catatan sejarawan Islam ia adalah seorang pedagang, hakim dengan kedudukan tinggi.

BACA JUGA: Kemuliaan Abu Bakar

Saat Nabi Muhammad menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, Nabi pindah dan hidup bertetangga bersama Abu Bakar. Sejak saat itulah mereka saling berkenalan. Usia mereka berdua sama dan sama-sama seorang pedagang dan ahli berdagang.

Dalam kitab Hayatussahabah, bab Dakwah Muhammad kepada perorangan, dituliskan bahwa Abu bakar memeluk Islam oleh ajakan nabi. Dan setelah itu ia meneruskan dakwah islaminya kepada Utsman bin Affan, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin Abi Waqas dan beberapa tokoh penting dalam Islam lainnya.

Namun istri beliau Qutaylah binti Abdul Uzza dan anaknya Abd Rahman bin Abu Bakar tidak mau memeluk Islam sehingga Abu Bakar menceraikannya dan berpisah dengan anaknya. Tetapi istrinya yang lain, Ummu Ruman, menjadi Muslimah.

Saat Nabi Muhammad hijrah ke Madinah (622 M), Abu Bakar adalah satu-satunya orang yang menemaninya. Setelah beberapa saat Hijrah, Nabi Muhammad ﷺ menikah dengan anak Abu Bakar, sehingga ikatan kekeluargaannya makin erat.

BACA JUGA:  Murahnya Hati Asma binti Abu Bakar

Masa Wafat Nabi dan Diangkatnya Abu Bakar Menjadi Khalifah Pertama

Selama masa sakit Rasulullah saat menjelang wafat, dikatakan bahwa Abu Bakar ditunjuk untuk menjadi imam shalat menggantikannya, banyak yang menganggap ini sebagai indikasi bahwa Abu Bakar akan menggantikan posisinya.

Bahkan setelah Nabi ﷺ telah meninggal dunia, Abu Bakar Ash-Shiddiq dianggap sebagai sahabat Nabi yang paling tabah menghadapi meninggalnya Nabi ﷺ ini. Setelah kematian Nabi, dilakukanlah musyawarah di kalangan para pemuka kaum Anshar dan Muhajirin di Madinah, yang akhirnya menghasilkan penunjukan Abu Bakar sebagai pemimpin baru umat Islam atau khalifah Islam pada tahun 632 M. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119