Home Yaumul HisabMengingat Mati, Bisa Jadi …

Mengingat Mati, Bisa Jadi …

by Abu Umar
0 comments 145 views

Bisa jadi saat kita sedang tertawa ria, ternyata kain kafan kita sudah ditenun.

Bisa jadi saat kita merasa masih muda, tapi ajal kita sudah di depan mata.

Bisa jadi saat kita sibuk mengejar dunia, ternyata ajal kita datang tiba-tiba.

Bisa jadi saat kita sedang asyik bermaksiat, ternyata itu akhir dari kehidupan kita,

BACA JUGA: Kematian, Mengapa Rahasia?

Maka perbanyaklah mengingat kematian, karena dengan mengingat kematian akan banyak memberi manfaat :

1. Mengingat mati menjadikan seseorang bersegera untuk bertaubat,

2. Mengingat mati menjadikan hidup lebih qanaah,

3. Mengingat mati menjadikan seseorang bersemangat melakukan amal shalih.

4. Mengingat mati termasuk orang yang cerdas, karena ia akan segera mempersiapkan bekalnya.

5. Mengingat mati menjadikan seseorang jarang bersuka ria berfoya-foya.

6. Mengingat mati menjadikan seseorang segera melunasi hutangnya.

7. Mengingat mati menjadikan seseorang memperbaiki hubungannya dengan saudara, tetangga dan temannya.

8. Mengingat mati menjadikan seseorang lebih khusyu’ dalam menjalan ibadah.

9. Mengingat mati menjadikan seseorang semakin mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan Allah.

10. Mengingat mati menjadikan seseorang akan segera memperbaiki agamanya.

11. Mengingat mati dapat menjadikan seseorang meninggalkan yg haram/riba dan berusaha mencari yang halal.

12. Mengingat mati menjadikan seseorang takut berlaku dzalim dan melakukan maksiat.

13. Mengingat mati menjadikan seseorang zuhud terhadap dunia, tidak pelit dan tamak akan dunia.

BACA JUGA: Nasihat Kematian Imam Asy-Syafi’iy kepada Imam Al-Muzany, Muridnya

Ad-Daqqaq Rahimahullah menjelaskan,

من أكثر من ذكر الموت أكرم بثلاثة أشياء: تعجيل التوبة، وقناعة القلب، ونشاط العبادة. ومن نسي الموت عوقب بثلاثة أشياء: تسويف التوبة، وترك الرضى بالكفاف، والتكاسل في العبادة

“Barangsiapa yang banyak mengingat kematian, dia akan dimuliakan dengan tiga perkara, yaitu: (1) bersegera dalam bertaubat, (2) hati yang qanaah, (3) bersemangat melakukan ibadah. Barangsiapa yang lupa mengingat kematian, dia akan dihukum dengan tiga perkara, yaitu: (1) menunda-nunda taubat, (2) tidak rida terhadap pemberian (takdir) Allah, (3) malas beribadah” [At-Tadzkirah, 1: 27].

Semoga dengan banyak mengingat kematian dapat melembutkan hati kita, menjadikan kita lebih bersamangat beribadah dan menyiapkan bekal amal shalih, dan semoga Allah ﷻ memberikan akhir kehidupan kita yang Husnul Khotimah. []

✍ Habibie Quotes, 13 Juni 21

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119