Hamba Akan Melihat Sendiri Amalnya
Keadilan Allah terhadap hamba-Nya tampak pada saat Dia memperlihatkan amal mereka, baik atau jelek.
Keadilan Allah terhadap hamba-Nya tampak pada saat Dia memperlihatkan amal mereka, baik atau jelek.
Suatu hari, sekelompok wanita datang menemui Rasulullah ﷺ untuk bertanya. Awalnya, suara mereka begitu ramai terdengar oleh orang-orang yang lewat, namun begitu…
Jika kita melihat ayat-ayat Al Qur’an dan hadits, tahulah kita bahwa setidaknya mereka memiliki tiga alasan:
Sontak, para istri Rasulullah pun saling mengukur tangan mereka untuk memastikan siapa yang lebih panjang.
Hendaknya hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat
Tubuh yang tidak digunakan untuk ta’at, mengabdi serta mencintai-Nya.
Ia pun hendak mengambilnya, namun sebelum sempat dipegang, Fathimah merebut kertas itu.
Abu bakar tidak pernah meragukan sekalipun apa yang Rasulullah katakan.
Adalah hisab (perhitungan amal) di Yaumul Qiyamah nanti akan terasa lebih ringan bagi suatu kaum yang (terbiasa) mengintrospeksi diri.
Oleh Nabi saw, Auw dan istrinya dianjurkan untuk membaca kalimat "La haula wa la quwwata illa billahi al-aliyi al-Azhim."
Bilal dipaksa menyebut Latta dan Uzza. Namun yang ia ucapkan justru hanya kalimat "Ahad," saja. Ini tentu membuat majikannya semakin murka.