Sepotong Roti untuk Rasulullah
Beliau menjawab, “Ketahuilah bahwa itu akan menjadi makanan pertama yang masuk ke mulut ayahmu semenjak tiga hari.”
Beliau menjawab, “Ketahuilah bahwa itu akan menjadi makanan pertama yang masuk ke mulut ayahmu semenjak tiga hari.”
Khadijah binti Khuwailid berkata kepada Waraqah, "Wahai putra pamanku, dengarkanlah kisah dari anak saudaramu (Rasulullah)."
Begitulah Allah mengatur dan mempersiapkan kehidupan Rasulullah untuk mengemban amanat yang besar, mengubah wajah dunia dan meluruskan garis sejarah.
Bahkan untuk menahan dinginnya udara malam pun, Ali tak memiliki sehelai selimut yang tebal. Seorang laki-laki pernah melihatnya berselimut beludru butut.
Suatu hari Abdurrahman menangis sejadi-jadinya. Salah seorang sahabat bertanya kepadanya, “Mengapa engkau menangis seperti itu wahai Abdurrahman?”
Diriwayatkan dari Nabi, bahwa beliau bersabda, "Aku adalah anak dua orang yang disembelih." Maksudnya adalah Ismail dan Abdullah.
‘Demi yang jiwaku berada di genggaman-Nya. Kalian berada di pihak yang benar, baik kalian hidup maupun mati,’ jawab Nabi.
Beliau memiliki akhlak yang baik dan begitu berlapang dada dan tidaklah marah ketika menghadapi orang-orang yang tidak tahu.
Mereka berkata, “Seandainya Muhammad masuk ke dalam goa ini, pasti tidak akan ada sarang laba-laba di pintunya.”
Abu Ma’bad berkata, “Pasti orang itu yang sedang dicari-cari oleh orang-orang Quraisy.”
Julukan lainnnya adalah orang yang paling bertakwa. Julukan ini pun diabadikan dalam ayat Al-Quran.
Pertama, karena ia melowongkan waktu untuk menyertai Nabi lebih banyak dari para shahabat lainnya.