Seperti Ini Itikaf Rasulullah ﷺ
Kesimpulan pendapat adalah bahwa Itikaf Nabi shallallahu alaihi wa sallam menggambarkan kemudahan dan tidak memberatkan.
Kesimpulan pendapat adalah bahwa Itikaf Nabi shallallahu alaihi wa sallam menggambarkan kemudahan dan tidak memberatkan.
Yang sesuai sunnah, orang yang beri’tikaf agar tidak mengunjungi orang sakit di sela-sela I’tikafnya. T
Mengubah aturan i’tikaf secara syar’i menjadi “boleh di rumah” bisa jadi tidaklah diperlukan. Jika pun disebut i’tikaf, itu hanya secara bahasa saja.
Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan inti disyariatkannya puasa adalah meraih derajat taqwa.
Maka itu lebih buruk dari pezina dan peminum khamr.
Dan celakalah seseorang yang mendapati bulan Ramadhan, kemudian melewatinya sebelum dosa-dosanya diampuni.
Dalil di atas juga menunjukkan bahwa sifat ‘afwu (pemaaf) adalah di antara sifat Allah. Maksud ‘afwu adalah memaafkan dosa yang diperbuat hamba.
Menjaga adab-adab masjid yang lain, seperti larangan jual beli dalam masjid, dan semisalnya.
Imam Ibnu Katsir rahimahullah (774 H) berkata, “(Malam yang diberkahi) itulah Lailatul Qadr, (yang terjadi) pada bulan Ramadhan.
Jimak di bulan Ramadhan bagi orang yang diwajibkan berpuasa Ramadhan menyebabkan baginya lima hal
Jika sudah shalat Tarawih dan Witir, tetapi ingin Tahajjud lagi, maka cukup shalat seperti biasa tanpa Witir tambahan.
Kemudian keduanya membawaku, ketika itu aku melihat orang-orang yang digantung dengan kaki di atas, mulut mereka rusak/robek, darah mengalir dari mulut mereka.