Pernah Khalifah Al-Manshur mengirim utusan kepada Abu Hanifah dan menawarkan jabatan hakim kepadanya.
Al-Manshur bersumpah agar Abu Hanifah menerimanya, namun Abu Hanifah enggan menerima tawaran itu dan bersumpah, “Aku tidak akan menerimanya.”
Rabi’, ajudan Abu Hanifah, berkata, “Engkau melihat Amirul Mukminin bersumpah sementara engkau bersumpah sebaliknya.”
Abu Hanifah berkata, “Amirul Mukminin lebih mampu menebus kafarat sumpahnya daripada aku.”
Abu Hanifah kemudian diperintahkan untuk dipenjara, lalu ia meninggal dunia di penjara di Baghdad.
Al-Manshur berkata kepada Abu Hanifah, “Apa engkau membenci kekuasaan kami?”
“Aku tidak layak,” jawab Abu Hanifah.
BACA JUGA: Abu Hanifah dan Tetangganya
“Kamu berdusta,” kata Al-Manshur.
Abu Hanifah berkata, “Amirul Mukminin telah memutuskan bahwa aku tidak layak. Jika aku berdusta, berarti memang benar aku tidak layak. Dan jika aku jujur, toh aku sudah mengatakan kepadamu bahwa aku tidak layak.” Al-Manshur kemudian memenjarakan dan memukulinya. la meninggal dunia di penjara. (Siyar A’lamin Nubala, VI: 204, Tarikh Baghdad, XIII: 328) []
Sumber: 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Abi Hanifah An-Nu man -100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Malik bin Anas – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Asy-Syafii – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Ahmad bin Hanbal (400 Kisah Hidup Imam Empat Madzhab) /Penulis: Dr Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi / Penerbit: Zam Zam Cetakan V: September 2023
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

