Home IbrahAbu Hanifah dan Utang Piutang

Abu Hanifah dan Utang Piutang

Dengan malu, orang itu menjawab, "Wahai Abu Hanifah! Aku punya hutang sepuluh ribu dirham padamu, dan hutang itu sudah lama namun belum juga aku bayar. Karena itu saat melihatmu, aku merasa malu padamu."

by Abu Umar
0 comments 323 views

Aku Telah Menghibahkan Uang Itu kepadamu

Dengan kaki yang tidak pernah berjalan selain menuju ketaatan kepada Allah, Abu Hanifah pernah menjenguk seorang kawan yang sedang sakit. Di tengah perjalanan, seseorang melihat-nya lalu ia bersembunyi dan melalui jalan lain.

Abu Hanifah berteriak memanggil orang itu, “Hai Fulan! Lewatilah jalan yang engkau lalui tadi.”

Saat ia mengetahui Abu Hanifah melihatnya, ia merasa malu. la berhenti lalu Abu Hanifah mendekatinya.

BACA JUGA: Siapa yang Lebih Faqih, Abu Hanifah ataukah Malik?

Dengan lembut, Abu Hanifah berkata, “Kenapa engkau beralih dari jalan yang engkau lalui ke jalan yang lain?”

Dengan malu, orang itu menjawab, “Wahai Abu Hanifah! Aku punya hutang sepuluh ribu dirham padamu, dan hutang itu sudah lama namun belum juga aku bayar. Karena itu saat melihatmu, aku merasa malu padamu.”

Abu Hanifah berkata, “Subhanallah! Gara-gara hutang itu engkau sampai bersembunyi saat melihatku. Demi Allah, aku sudah menghibahkan uang itu kepadamu, engkau terbebas dari uang itu.” Syaqiq yang berjalan bersama Abu Hanifah berkata, “Aku pun tahu ia (Abu Hanifah) seorang zuhud hakiki. ”

BACA JUGA: Abu Hanifah Telah Menipu Kami

Melunasi Hutang Ibrahim

Ibrahim bin Uyainah pernah ditahan gara-gara hutang yang mencapai lebih dari empat ribu dirham. Seorang temannya akhirnya mengumpulkan sumbangan dari orang-orang untuk melepaskan Ibrahim. la kemudian menemui Abu Hanifah. Abu Hanifah bertanya pada teman Ibrahim bin Uyainah ini, “Apa engkau sudah menerima sesuatu dari seseorang?”

“Ya,” jawabnya. Abu Hanifah berkata, “Kembalikan sumbangan yang engkau terima itu kepada yang memberi. Biarkan aku yang akan melunasi semua hutang Ibrahim.” Abu Hanifah kemudian melunasi hutangnya dan mengeluarkannya dari tahanan. []

Sumber: 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Abi Hanifah An-Nu man -100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Malik bin Anas – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Asy-Syafii – 100 Qishatan wa Qishah min Hayati Al Imam Ahmad bin Hanbal (400 Kisah Hidup Imam Empat Madzhab) /Penulis: Dr Muhammad Shiddiq Al-Minsyawi / Penerbit: Zam Zam Cetakan V: September 2023

 

 

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119