Home » Apa Itu Syirik Kecil? Hati-Hati, Amalan Baik Bisa Kehilangan Pahalanya

Apa Itu Syirik Kecil? Hati-Hati, Amalan Baik Bisa Kehilangan Pahalanya

Syirik kecil mengajarkan bahwa menjaga keimanan bukan hanya tentang menjauhi perbuatan besar yang terlihat jelas, tetapi juga memperhatikan niat dan perkataan sehari-hari.

by Abu Umar
0 comments 18 views

Syirik bukan hanya tentang menyembah berhala atau meminta pertolongan kepada selain Allah ﷻ. Dalam ajaran Islam, ada pula syirik kecil yang sering kali tidak disadari oleh seorang Muslim. Perkara ini perlu dipahami karena berkaitan dengan kemurnian tauhid dan keikhlasan dalam beribadah.

Lantas, apa yang dimaksud dengan syirik kecil, apa saja contohnya, dan bagaimana cara menghindarinya?

1. Pengertian Syirik Kecil

Syirik kecil atau syirik ashghar adalah perbuatan yang disebut sebagai syirik dalam dalil, tetapi tidak sampai mengeluarkan pelakunya dari Islam. Meskipun demikian, syirik kecil tetap termasuk dosa besar yang harus diwaspadai.

Berbeda dengan syirik besar, syirik kecil tidak selalu menghapus seluruh amal seseorang atau membuatnya keluar dari Islam. Namun, perbuatan ini dapat mengurangi kesempurnaan tauhid dan merusak pahala amalan tertentu, bergantung pada bentuk perbuatannya.

Karena itu, seorang Muslim tidak boleh meremehkan syirik kecil hanya karena namanya mengandung kata “kecil”.

BACA JUGA: Syirik, Dosa Paling Besar yang Tidak Boleh Diremehkan

2. Riya, Beribadah agar Dipuji Orang

Salah satu contoh syirik kecil adalah riya, yaitu melakukan ibadah agar dilihat dan mendapatkan pujian dari manusia.

Misalnya, seseorang sengaja memperpanjang shalat ketika mengetahui ada orang yang memperhatikannya. Ia ingin dianggap sebagai orang yang saleh, bukan semata-mata mengharapkan rida Allah ﷻ.

Rasulullah ﷺ memperingatkan tentang bahaya riya dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Beliau bersabda bahwa perkara yang paling beliau khawatirkan menimpa umatnya adalah syirik kecil, kemudian beliau menjelaskan bahwa syirik kecil itu adalah riya.

Hadis ini menjadi pengingat bahwa memperbaiki niat sama pentingnya dengan memperbaiki amalan.

3. Bersumpah dengan Nama Selain Allah

Contoh lainnya adalah bersumpah dengan nama selain Allah ﷻ, seperti mengatakan, “Demi ayahku,” atau “Demi kehidupan saya.”

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa bersumpah dengan selain Allah, sungguh ia telah berbuat kufur atau syirik.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

Para ulama menjelaskan bahwa sumpah semacam ini termasuk syirik kecil apabila tidak disertai keyakinan yang menjadikannya syirik besar. Karena itu, seorang Muslim hendaknya membiasakan diri bersumpah hanya dengan nama Allah.

4. Mengucapkan Perkataan yang Mengandung Syirik

Perkataan seperti “Kalau bukan karena Allah dan kamu” perlu diperhatikan. Ungkapan tersebut sebaiknya diganti menjadi, “Kalau bukan karena Allah, kemudian karena pertolonganmu.”

Rasulullah ﷺ mengajarkan agar tidak menyamakan kehendak Allah dengan kehendak makhluk melalui ungkapan yang tidak tepat. Hal ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Hudzaifah.

Meski demikian, penilaian terhadap suatu ucapan tetap perlu memperhatikan maksud, keyakinan, dan penjelasan ulama.

BACA JUGA: Syirik Adalah Puncak Kezaliman

5. Bagaimana Cara Menghindari Syirik Kecil?

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, yaitu meluruskan niat sebelum beramal, tidak menjadikan pujian manusia sebagai tujuan ibadah, membiasakan zikir dan doa, serta mempelajari tauhid dari sumber yang tepercaya.

Selain itu, jangan mudah merasa aman dari penyakit hati. Seseorang bisa saja rajin beribadah, tetapi tetap perlu memeriksa niatnya agar amal yang dilakukan benar-benar ditujukan kepada Allah ﷻ.

Menjaga Tauhid Dimulai dari Hati

Syirik kecil mengajarkan bahwa menjaga keimanan bukan hanya tentang menjauhi perbuatan besar yang terlihat jelas, tetapi juga memperhatikan niat dan perkataan sehari-hari.

Karena itu, marilah memperbanyak doa agar Allah ﷻ menjaga hati kita dari kesyirikan, baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Sebab, ibadah yang benar bukan hanya tentang banyaknya amalan, melainkan juga tentang ketulusan dalam mengharapkan rida-Nya. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119