“Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil.” (QS. Al-An’am: 152).
Rasulullah ﷺ bersabda, “Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi).
Kejujuran adalah modal terbesar dalam berdagang.
Untung yang sedikit tapi halal lebih baik daripada banyak tapi haram.
Jangan kurangi timbangan demi keuntungan sesaat.
Jangan sembunyikan cacat barang dari pembeli.
Kejujuran mendatangkan keberkahan dalam rezeki.
Kedustaan bisa mendatangkan uang, tapi menghilangkan berkah.
Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu sangat keras terhadap penipuan di pasar.
Beliau ingin agar pasar kaum Muslimin dibangun di atas amanah.

Imam Malik rahimahullah membenci segala bentuk muamalah yang mengandung tipu daya.
Seorang Muslim harus takut menjual dengan dusta.
Karena setiap harta akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
Jadilah pedagang yang dicintai manusia dan diridhai Allah.
Sebab rezeki yang halal akan menenangkan hati dan membawa kebaikan bagi keluarga. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

