Home RamadhanPuasa Orang yang Banyak Tidurnya

Puasa Orang yang Banyak Tidurnya

Puasa orang yang banyak tidurnya memang sah secara hukum. Tetapi Ramadhan bukan bulan untuk “lolos tanpa batal”. Ia adalah bulan untuk naik derajat.

by Abu Umar
0 comments 158 views

Secara hukum fikih, tidur tidak membatalkan puasa. Selama seseorang tidak makan, minum, dan tidak melakukan pembatal-pembatal puasa yang telah ditetapkan syariat, maka puasanya tetap sah.

Dalil umum tentang kewajiban puasa disebutkan dalam firman Allah Ta’ala:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”
(QS. Al-Baqarah: 183)

Rasulullah ﷺ juga menjelaskan bahwa puasa adalah menahan diri:

“Puasa adalah perisai…”
(HR. Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim)

Menahan diri di sini mencakup makan, minum, dan syahwat. Tidur bukan pembatal puasa.

Namun, pembahasan tidak berhenti pada sah atau tidaknya. Ada persoalan lain: apakah puasa orang yang banyak tidur tetap bernilai sempurna?

BACA JUGA: Dosa Besar bagi yang Tidak Berpuasa Ramadhan tanpa Udzur

Hadits Lemah: “Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah”

Di tengah masyarakat, tersebar hadits:

“Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah.”

Para ulama hadits menjelaskan bahwa riwayat ini lemah (dha’if), bahkan sebagian menilainya sangat lemah. Ia tidak terdapat dalam kitab-kitab hadits shahih seperti Sahih al-Bukhari maupun Sahih Muslim.

Karena itu, tidak tepat menjadikan hadits ini sebagai dalil untuk membenarkan kebiasaan menghabiskan waktu puasa dengan tidur sepanjang hari.

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Betapa banyak orang yang berpuasa, tidak mendapatkan dari puasanya kecuali lapar dan dahaga.”
(HR. Ahmad dan dinilai shahih oleh sebagian ulama)

Hadits ini menunjukkan bahwa nilai puasa bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan, hati, dan anggota badan dari maksiat.

Dalam riwayat lain, Nabi ﷺ bersabda:

“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dusta, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya.”
(HR. Sahih al-Bukhari)

Artinya, puasa yang sempurna adalah puasa yang melahirkan ketakwaan dan kesungguhan dalam ibadah.

Bagaimana Pandangan Ulama Salaf?

🔹 Imam Ahmad rahimahullah

Diriwayatkan bahwa beliau tidak menyukai seseorang yang menjadikan siang hari Ramadhan hanya untuk tidur. Karena bulan Ramadhan adalah musim ibadah.

🔹 Ibnul Qayyim rahimahullah

Ibn Qayyim al-Jawziyya menjelaskan bahwa tujuan puasa adalah menundukkan jiwa dan melemahkan syahwat agar hati lebih mudah khusyuk dan dekat kepada Allah. Jika siang hari dihabiskan dengan tidur panjang, maka hilanglah banyak kesempatan dzikir, tilawah, dan amal shalih.

🔹 Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah

Al-Hasan al-Basri berkata bahwa Ramadhan adalah ladang amal. Siapa yang menyia-nyiakannya, maka ia termasuk orang yang merugi.

Para salaf justru menjadikan siang Ramadhan sebagai waktu tilawah, dzikir, ilmu, dan doa. Bukan waktu untuk bermalas-malasan.

Hukum dan Nilai: Sah, Tapi Rugi

Maka dapat disimpulkan:

✅ Banyak tidur tidak membatalkan puasa.

❌ Namun jika dilakukan karena malas dan menghindari ibadah, itu tanda kelemahan semangat.

⚠️ Bisa jadi puasanya sah, tetapi pahalanya berkurang besar karena minimnya amal.

Puasa bukan waktu “menggugurkan kewajiban”, tapi waktu “mengumpulkan pahala”.

BACA JUGA: 4 Renungan Ayat Puasa

Kapan Tidur Justru Bernilai Ibadah?

Tidur bisa bernilai ibadah jika:

  • Diniatkan untuk menguatkan diri dalam taat.
  • Tidak sampai meninggalkan shalat wajib.
  • Tidak melalaikan kewajiban lainnya.

Sebagaimana kaidah para ulama:
Perkara mubah bisa menjadi ibadah dengan niat yang benar.

Penutup

Puasa orang yang banyak tidurnya memang sah secara hukum. Tetapi Ramadhan bukan bulan untuk “lolos tanpa batal”. Ia adalah bulan untuk naik derajat.

Jangan sampai kita termasuk orang yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga.

Semoga Allah menjadikan puasa kita puasa yang hidup — penuh dzikir, tilawah, doa, dan amal shalih. Aamiin.

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119