Home IbadahCiri-Ciri Orang yang Shalatnya Diterima Allah ﷻ

Ciri-Ciri Orang yang Shalatnya Diterima Allah ﷻ

Diterimanya shalat bukan hanya dinilai dari gerakan lahiriah, tetapi dari keikhlasan, kesesuaian dengan sunnah, kekhusyukan, serta dampaknya pada kehidupan sehari-hari.

by Abu Umar
0 comments 183 views

Shalat merupakan ibadah paling agung dalam Islam dan menjadi tolok ukur diterima atau tidaknya amal seorang hamba. Namun, tidak setiap shalat otomatis diterima oleh Allah ﷻ. Ada shalat yang bernilai pahala sempurna, ada pula yang hanya menyisakan letih dan gugur kewajiban semata.

Para ulama menjelaskan bahwa diterimanya shalat memiliki tanda-tanda (ciri-ciri) yang dapat terlihat pada diri seorang muslim.

1. Melaksanakan Shalat dengan Ikhlas karena Allah

Ikhlas adalah syarat utama diterimanya seluruh amal ibadah, termasuk shalat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Orang yang shalatnya diterima tidak bertujuan pamer, mencari pujian, atau penilaian manusia. Ia shalat semata-mata karena ketaatan kepada Allah ﷻ.

BACA JUGA:  Tata Cara Shalat Witir yang Dicontohkan oleh Rasulullah

2. Shalat Dilaksanakan Sesuai Sunnah Nabi ﷺ

Shalat yang diterima adalah shalat yang sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ, baik rukun, syarat, bacaan, maupun tata caranya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku shalat.”
(HR. Bukhari)

Shalat yang menyelisihi sunnah—baik dengan menambah, mengurangi, atau mengubah tata cara—dapat menggugurkan nilai penerimaannya.

3. Menghadirkan Kekhusyukan dalam Shalat

Khusyuk adalah ruh shalat. Tanpa khusyuk, shalat menjadi hampa.

Allah ﷻ berfirman:

“Sungguh beruntung orang-orang beriman, yaitu mereka yang khusyuk dalam shalatnya.”
(QS. Al-Mu’minun: 1–2)

Ibnu Katsir رحمه الله menjelaskan bahwa khusyuk mencakup ketenangan anggota badan, hadirnya hati, dan rasa takut serta pengagungan kepada Allah.

4. Shalat Mencegah dari Perbuatan Keji dan Mungkar

Salah satu tanda paling jelas diterimanya shalat adalah berpengaruh pada akhlak dan perilaku.

Allah ﷻ berfirman:

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-‘Ankabut: 45)

Jika shalat seseorang tidak mencegahnya dari maksiat, para ulama menyatakan bahwa shalat tersebut lemah nilai penerimaannya, meskipun kewajibannya telah gugur.

5. Menjaga Shalat Tepat Waktu dan Berjamaah

Orang yang shalatnya diterima akan menjaga shalat pada waktunya dan meremehkan keterlambatan.

Allah ﷻ berfirman:

“Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha.”
(QS. Al-Baqarah: 238)

Bagi laki-laki, shalat berjamaah di masjid merupakan tanda kesungguhan iman dan ketaatan, sebagaimana ditekankan dalam banyak hadits shahih.

6. Rendah Hati dan Takut Tidak Diterima

Orang-orang saleh tidak pernah merasa aman dengan amalnya. Mereka tetap takut shalatnya tidak diterima.

Allah ﷻ berfirman:

“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut, karena mereka tahu bahwa mereka akan kembali kepada Tuhan mereka.”
(QS. Al-Mu’minun: 60)

Aisyah رضي الله عنها menjelaskan bahwa ayat ini turun tentang orang yang rajin shalat dan ibadah, namun tetap khawatir amalnya tidak diterima.

BACA JUGA:  Di Akhir Zaman, Tak Ada yang Sanggup Menjadi Imam Shalat

7. Terjaga Konsistensinya (Istiqamah)

Shalat yang diterima akan mendorong seseorang untuk terus menjaga ketaatan lainnya.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus meskipun sedikit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Istiqamah dalam shalat menjadi tanda kuat bahwa ibadah tersebut memiliki nilai di sisi Allah.

Penutup

Diterimanya shalat bukan hanya dinilai dari gerakan lahiriah, tetapi dari keikhlasan, kesesuaian dengan sunnah, kekhusyukan, serta dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Semakin shalat mendekatkan seseorang kepada ketaatan dan menjauhkannya dari dosa, semakin besar harapan shalat itu diterima oleh Allah ﷻ.

Semoga Allah menjadikan shalat kita shalat yang khusyuk, ikhlas, dan diterima. Aamiin. []

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119