Saya merenungkan bagaimana Allah mengatur rezeki manusia. Hal itu dilakukan-Nya antara lain dengan cara menundukkan awan dan menurunkan hujan yang lem but dan damai. Dengan hujan itu, Dia menumbuhkan biji-bijian dari dalam tanah yang semula laksana ahli kubur yang menunggu untuk dibangkitkan.
Air hujan yang jatuh bagaikan ruh yang masuk ke dalam raga. Biji-bijian pun hidup hingga tumbuh menghijau, sedap dipandang mata.
BACA JUGA: Manusia dan Malaikat
Saat hujan tidak lagi turun, tangan manusia menengadah dan kepala mereka tunduk dengan khusyuknya berdoa. Mereka, seperti halnya saya. membutuhkan kehangatan matahari, sejuknya air, embusan angin sepoi-sepoi, dan indahnya bumi
Mahasucilah Dzat yang telah membuka mata saya untuk memandang kenyataan hidup ini dan merasakan bagaimana Dia memelihara dan mendidik.
Wahai jiwa yang telah menyaksikan hikmah-Nya, tidaklah pantas bagi Anda menghadap selain kepada-Nya. Akan sangat aneh jika Anda mengadukan kefakiran kepada makhluk yang sederajat dengan Anda, yang bibirnya pun bergerak seperti bibir Anda.
BACA JUGA: Manusia yang Mengejar Dunia
Oleh karena itu, kembalilah pada fitrah. Memohonlah kepada Sang Pemilik segala sebab. Alangkah berbahagianya Anda jika bisa mengenal-Nya. Jika Anda mengenal Diri-Nya, ibaratnya, dunia dan akhirat telah dalam genggaman Anda. []
Sumber: Shaidul Khatir, Cara Manusia Cerdas Menang dalam Hidup, karya Imam Ibnu Al Jauzi, Penerbit Maghfirah Pustaka, Cetakan Juni 2022
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

