Minggu, 8 November 2026

Tilawah Al-Quran di Malam Hari

Dan tak ada yang dihalangi dari memetik buahnya, kecuali orang yang benar-benar terhalangi (dari kebaikan)

Tilawah Al-Quran di Malam Hari

Al-Hafizh Ibnu Rajab al-Hambali berkata dalam kitabnya:

“Disebutkan dalam hadits Ibnu ‘Abbas:

‏« ﺃﻥ ﺍﻟﻤﺪﺍﺭﺳﺔ ﺑﻴﻨﻪ صلى ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺑﻴﻦ جبريل كاﻧﺖ ليلا »

“Bahwa pengkajian al-Qur’an antara beliau (Rasulullah) ﷺ dengan Jibril dilakukan pada malam hari.”

ﻓﺪﻝّ ﻋﻠﻰ ﺍﺳﺘﺤﺒﺎﺏ ﺍﻹﻛﺜﺎﺭ ﻣﻦ ﺍﻟﺘﻼﻭﺓ ﻓـﻲ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻟﻴﻼ ؛ ﻓـﺈﻥ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺗﻨﻘﻄﻊ ﻓـﻴﻪ ﺍﻟﺸﻮﺍﻏﻞ
‏ﻭﺗﺠﺘﻤﻊ فيه ﺍﻟﻬﻤﻢ ، ﻭﻳﺘﻮﺍﻃﺄ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻘـﻠﺐ ﻭﺍﻟﻠساﻥ ﻋﻠـﻰ ﺍﻟﺘﺪﺑر

Maka hal ini menunjukkan anjuran untuk memperbanyak tilawah pada malam hari di bulan Ramadhan; karena pada malam hari itu:

BACA JUGA:  Amalan Rasul di Bulan Ramadhan: Perbanyak Shadaqah, Tilawah, dan Beritikaf

Segala kesibukan terhenti,
Berbagai harapan pun berhimpun, serta
Hati dan lisan bisa berpadu untuk ber-tadabbur bersama.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

( إِنَّ نَاشِـئَةَ اللَّـيْلِ هِيَ أَشَـدُّ وَطْـئًا وَأَقْـوَمُ قِـيـلًا )

“Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan.” (QS. Al-Muzzammil: 6)

[Latha-iful Ma’arif Hal: 315]

Al-’Allamah ’Abdurrahman bin Yahya al-Mu’allimy al-Yamani rahimahullah berkata:

لكلِّ متدبِّر في القرآن رزق مقسوم،

“Bagi tiap orang yang merenungkan al-Qur’an, ada anugerah tertentu baginya di dalam al-Qur’an

ولا يخيب من اجتناء ثمراته إلاّ المحروم،

“Dan tak ada yang dihalangi dari memetik buahnya, kecuali orang yang benar-benar terhalangi (dari kebaikan),

BACA JUGA:  Tilawah Quran Ramadhan, Haruskah Mulai dari Awal?

نسأل الله ألاَّ يحرمنا من فوائده بفضله وكرمه .

“Kita memohon pada Allah dengan karunia dan keagungan-Nya, agar kita tak terhalang untuk medapatkan faidah-faidah dari al-Qur’an.”

[Atsar al-Mu’allimy al-Yamani (3/594)] []

Sumber: Kompilasi Faidah Ramadhan 1439 H – Grup AWWI

Tinggalkan komentar