Dari Ibnu Umar, bahwa Umar bin Al-Khatab radiallahu anhu pernah berpidato dihadapan orang-orang lalu dia pun berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah berdiri di hadapan kami, seraya bersabda,
“Barang siapa di antara kalian menghendaki taman surga, maka hendaklah dia mengikuti Al-Jamaah, karena setan itu beserta satu orang, adapun dari dua orang dia lebih jauh lagi.” (Menurut At-Tarmidzi hadist ini hasan shahih)
Dari Usamah bin Syarik, dia berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda “Tangan Allah itu di atas Al-Jama’ah. Jika ada salah seorang di antara mereka menyendiri, maka setan-setan menyambarnya, sebagaimana serigala yang menyambar seekor domba yang keluar dari rombongannya.”
BACA JUGA: 5 Golongan Ini akan Masuk Surga
Dari Abdullah, dia berkata, “Rasullullah sallallahu alaihi wasallam membuat sebuah garis dengan tangan beliau, kemuadian bersabda, “Ini adalah jalan Allah yang lurus.” Kemudian beliau membuat gais lagi di sebelah kanan dan kirinya, lalu bersabda, “Ini adalah jalan-jalan yang tidak dilalui melainkan di sana ada setan yang mengajak untuk ke sana.”
Kemudian beliau membaca ayat, : “Dan bahwa (yang kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia dan janganlah kalian mengikuti jalan-jalan (yang lain).” (Al-An’am : 153)
Umat Terbagi-bagi Menjadi Tujuh Puluh Tiga Golongan
Abu Daud meriwayatkan di dalam Sunan-nya, dari hadist Mu’awiyah bin Abu Sufyan, bahwa dia berdiri seraya berkata, “Ketahuilah bahwa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam pernah berdiri di tempat kami, seraya bersabda:
“Katakanlah, bahwa di antara orang-orang sebelum kalian dari Ahli Kitab terbagi-bagi menjadi tujuh puluh dua golongan, dan sesungguhnya agama ini akan terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan. Tujuh puluh dua di dalam neraka dari satu golongan di dalam surga, yaitu Al-Jama’ah. Sesungguhnya dari umatku ini akan muncul segolongan orang yang berjalan beriringan dengan berbagai nafsu, sebagaimana anjing yang berjalan beriringan dengan rekannya.”
Dari Abu Hammam As-Sukuni, dia berkata, “Aku diberitahu ayahku. Katanya, Aku pernah mendengar Sufyan berkata : Suatu perbuatan tidak akan diterima kecuali disertai perbuatan. Perkataan dan perbuatan tidak menjadi lurus keculai disertai niat. Perkataan, perbuatan dan niat tidak menjadi lurus kecuali sesuai dengan As-Sunnah.”
BACA JUGA: Jangan Sampai Masuk 10 Golongan ini
Ibnu Abdul Wahid berkata, “Ibnu Abu Bakar bin Iyash berkata kepada kami : As-Sunnah itu ada dalam Islam, lebih mulai daripada Islam yang ada di dalam berbagai agama.”
Al-Junaid bin Muhammad berkata, “Semua jalan tidak bisa dilewati manusia kecuali orang yang mengikuti jejak Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, Sunnah dan jalan beliau, maka semua jalan kebaikan terbuka di hadapannya.”
Dia juga berkata, “semua jalan kepada Allah Azza Wa Jalla, tidak bisa dilewati makhluk Allah, kecuali bagi orang-orang yang mengikuti jejak dan Sunnah Rasulullah sallallahu alaihi wasallam, sebagaimana yang telah difirmankan Allah,
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.” (Al-Ahzab: 21) []
Al-Muntaqa An-Nafis min Talbis Iblis Karya Ibnul Jauzi | Pustaka Imam Syafi’i | Desember 2020 M – Juwita Purnamasari
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

