Diriwayatkan dari Hisyam bin Al Husain, ia menceritakan, “Suatu ketuka Umar melewati sebuah ayat dalam wiridnya. Maka ayat itu membuatnya ketakutan – di dalam riwayat lain: membuatnya tercekik-, lalu ia menangis sampai jatuh. Ia pun tinggal di rumahnya satu atau dua hari sampai ia dijenguk. Para sahabat mengira ia sakit.” (Syu’ab Al Iman, Al Baihaqi, 2/364).
BACA JUGA: Umar bin Khattab dan Harta
Suatu hari Umar bin Khaththab mendengar seorang lelaki shalat tahajud membaca surat At-Thur. Ketika sampai pada firman-Nya Ta’ala:
إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَاقِعٌ . مَا لَهُ مِنْ دَافِعٍ
“Sesungguhnya adzab Rabbmu pasti terjadi. Tidak seorang pun yang dapat menolaknya.” (Ath Thur: 7-8)
BACA JUGA: Umar bin Khattab Menata Kembali Jerusalem
Umar berkata, “Sumpah, demi Rabb Ka’bah, ini benar.” Kemudian ia pulang ke rumahnya dan sakit satu bulan. Orang-orang menjenguknya, tap tidak tahu apa sakitnya. (At Takhwif min An Nar wa At Ta’rif bi Hal Dar Al Bawar, Ibnu Rajab Al Hanbali) []
Diambil dari buku Kisah-Kisah Tadabbur Al Quran Masa Kini, karya Dr. Asma’ binti Ar Ruwaisyid, Kiswah Media | WanitaShalihah.Com
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

