Home SirahKetika Nabi Ditantang Gulat oleh Rukana

Ketika Nabi Ditantang Gulat oleh Rukana

by Abu Umar
0 comments 85 views

Nabi Muhammad ﷺ berusia sekitar 50 tahun saat itu. Beliau telah berdakwah dan mengajar Islam selama sekitar sepuluh tahun, dan telah mengalami banyak penentangan, penganiayaan, dan kesulitan. Namun, itutidak membuatnya kehilangan belas kasihan, kasih sayang, dan kesabaran.

Suatu hari Nabi Muhammad sedang berjalan di luar Mekah dan bertemu dengan seorang pria yang sangat terkenal bernama Rukana. Rukana adalah orang terkuat Quraisy. Dia merupakan juara gulat.

Riwayat menyebutkan bahwa Rukana tidak memahami Islam.

Nabi Muhammad ﷺ melihatnya dan berkata, “Rukana, aku ingin berbicara denganmu tentang sesuatu.”

BACA JUGA: Nabi pada Orang Badui: Apa Kau Menyukainya?

Rukana menimpali, “Mengapa kita tidak bergulat lalu kita akan bicara.”

Jadi Nabi Muhammad berkata, “Tentu. Aku akan turun untuk bergulat.”

Kemudian mereka mulai bergulat.

Nabi Muhammad ﷺ mengangkat Rukana dan membantingnya.

Rukana pun kaget. Dia tidak pernah dipukuli sebelumnya. Apalagi oleh seseorang yang bukan pegulat seperti dirinya. Dia pun bangun dan berkata, “Ayo lakukan lagi.”

Nabi dan Rukana pun kembali bergulat. Untuk kedua kalinya Nabi Muhammad SAW membanting Rukana lagi.

Pegulat itu bangun dengan sangat terkejut. Dia berkata, “Lagi!”

Dan Nabi Muhammad mengangkatnya dan membantingnya lagi.

Sekarang Rukana tidak mengerti bahkan apa yang sedang terjadi, jadi dia berkata kepada Nabi Muhammad,  “Kamu harus mengerti bahwa aku belum pernah dipukuli sebelumnya. Tidak ada yang pernah membantingku ke tanah sebelumnya; Aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi.”

Jadi, Nabi Muhammad ﷺ berkata, “Mari aku tunjukkan sesuatu yang lebih menakjubkan dari itu.”

Di kejauhan sana ada sebatang pohon kejauhan dan Nabi memanggil pohon itu. Sebagai keajaiban, pohon itu bergerak dari tempatnya dan datang kepada Nabi ﷺ.

Dia kemudian menyuruh pohon itu kembali dan pohon itu kembali ke tempatnya. Kemudian Nabi melihat ke arah Rukana yang langsung berkata, “Saya bersaksi bahwa tidak ada yang layak disembah selain Allah (hanya Tuhan), dan saya bersaksi bahwa Anda (Muhammad ﷺ) adalah Utusan Allah.”

Pada saat itulah, Nabi Muhammad ﷺ memberi selamat kepada Rukana dan melanjutkan perjalanannya.

BACA JUGA:  3 Pesan Nabi saat Pertama Kali Tiba di Madinah

Kisah indah antara Nabi dan Rukana itu memberikan sedikit gambaran tentang bagaimana dakwah Nabi.

Nabi Muhammad ﷺ adalah manusia yang paling diberkati yang pernah berjalan di muka bumi ini. Dia adalah kekasih Allah. Setiap detik, setiap menit, setiap saat dalam hidupnya begitu berharga dan berharga, tetapi pada saat yang sama dia sangat peduli pada orang lain dan memahami orang lain.

Ketika bertemu Rukana, Nabi bisa saja pergi kepadanya dan memberi ceramah tentang dia dan pergi, tetapi Nabi justru meluangkan waktu untuk memahami Rukana.

Nabi mencurahkan perhatiannya pada orang itu. Itulah mengapa Nabi begitu dicintai. Itulah mengapa mereka mendengarkannya, itulah mengapa mereka memeluknya dan karena itu mereka dapat memeluk Islam dan mengenal Allah.

Nabi Muhammad ﷺ, pria luar biasa ini sangat peduli pada orang lain dan sangat mencintai kita dan seluruh umat manusia.

Jadi, bagaimana sebaiknya sikap seseorang saat diberi kesempatan untuk berbicara tentang Islam pada orang lainnya?

Ya, luangkan waktu sebentar untuk memahami siapa orang itu dan lakukan dengan persyaratan mereka, bukan persyaratan kita, seperti Nabi memenuhi persyaratan yang diajukan Rukana. []

SUMBER: ABOUT ISLAM

Ikuti kami selengkapnya di:

WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

Ikuti kami di Facebook Humayro. Satu tempat untuk pembelajaran tiada henti. Pembelajaran setiap hari. Pembelajaran sepanjang hayat.

Subscribe

Subscribe my Newsletter for new blog posts, tips & new photos. Let's stay updated!

Humayro.com – Belajar Sepanjang Hayat.  Kantor : Jalan Taman Pahlawan Gg. Ikhlas No. 2 RT18/RW 08 Purwakarta 41119