Sebuah pengingat singkat tentang waktu doa. Ada waktu-waktu yang dianjurkan untuk berdoa atau hal-hal yang dianjurkan yang dapat menyebabkan doa kita diterima, dapat dibagi menjadi dua kelompok besar:
1- Situasi di mana doa diterima.
2- Waktu di mana doa diterima
Adapun situasi di mana doa diterima:
– Orang yang dianiaya atau ditindas.
– Seseorang yang menemukan dirinya dalam kesulitan besar setelah bencana melanda.
BACA JUGA: Doa saat Lapang dan Sempit
– Orang yang bepergian.
– Seseorang yang sedang berpuasa.
– Orang yang membaca Al-Qur’an atau baru saja membaca Al-Qur’an

Foto: ShutterStock
– Seseorang yang melakukan haji atau umrah atau jihad.
– Orang yang mendokana seseorang secara diam-diam. Karena kita tahu bahwa ketika kita berdoa untuk seseorang secara diam-diam, seorang malaikat berkata: “Aamiin dan demikian juga untukmu”.
– Orang yang selalu mengingat Allah.
– Penguasa yang adil.
Ini adalah beberapa situasi yang disebutkan oleh para ulama bahwa jika kita berada dalam situasi ini, ini adalah situasi di mana doa kita akan diterima.
Waktu Dikabulkannya Doa
Adapun waktu dalam sehari, atau seminggu, atau bulan dalam setahun ketika doa kita diterima, maka:
– Sepertiga malam terakhir: Jadi bagilah malam antara Maghrib dan Subuh menjadi tiga bagian, sepertiga malam terakhir.
BACA JUGA: Wanita yang Didoakan Buruk oleh Bidadari
– Saat Adzan dikumandangkan. Jadi antara Adzan dan Iqamah, setelah Adzan dan kemudian antara Adzan dan Iqamah.
– Saat Shalat: Yang paling dekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia dalam keadaan sujud.
– Saat sujud, dan sebelum selesai shalat, setelah selesai tasyahud.
– Setelah shalat, setelah selesai adhkar, dzikir yang kita lakukan setelah shalat.
– Satu jam pada hari Jumat, atau periode waktu pada hari Jumat, dan para ulama berselisih tentang kapan waktunya. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa itu adalah ketika Imam duduk di antara dua khutbah. Dan sebagian dari mereka mengatakan bahwa itu adalah waktu terakhir sebelum Maghrib… dan mereka memiliki pendapat lain.
Tetapi sering berdoa pada hari Jumat terutama ketika Imam duduk di antara dua khutbah, dan setelah khutbah, dan kemudian sering membuatnya, dan tepat sebelum Maghrib pada hari Jumat.
Inilah saat-saat ketika para ulama menyebutkan bahwa doa kita diterima.
– Saat bangun di malam hari, setelah berwudhu.
– Sebelum meminum Zamzam.
– Selama bulan Ramadhan.
– Daa di laylat-ul-Qadr.
– Saat menjenguk orang sakit.
– Saat hujan turun.

Foto: Muslim Women Australia
– Doa saat ayam berkokok.
BACA JUGA: Doa Setelah Khatam Al-Qur’an
Kesimpulan
Semua ini adalah waktu dan situasi yang disebutkan dalam Hadist Nabi di mana doa kita diterima.
Maka dari itu bagi kita untuk mempelajarinya dan mengamalkannya dan menjadi orang yang sering berdoa di setiap waktu dan tempat.
Karena, misalnya, jika kita menjumpai hari Jum’at, jika kita sering berdoa pada hari Jumat itu sepanjang hari, Insya Allah kita akan mencapai jam di mana doa kita diterima.
Jadi ini tentang kita yang sering berdoa dan tentang kita mempelajari situasi di mana doa kita diterima. []
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

