Abu Mas’ud Anshari menuturkan, suatu ketika ia marah kepada budaknya dan kemudian memukulnya dengan tongkat. Tiba-tiba ia mendengar suara dari belakangnya, “Abu Mas’ud, ingatlah…”
Tetapi, saking marahnya ia tidak mengenali suara itu. Ketika didekati, barulah ia sadar bahwa orang tersebut adalah Nabi.
“Engkau harus sadar bahwa Allah lebih memiliki kekuasaan atasmu dibandingkan kekuasaanmu atas budakmu,” ucap Nabi.
Mendengar itu, Abu Mas’ud menjatuhkan tongkatnya. “Aku tidak akan memukul pembantuku lagi,” ia bersumpah, “dan untuk mencari ridha Allah, aku membebaskan budak ini.”
“Sungguh, bila engkau tidak melakukan hal ini, pasti api neraka akan membakarmu,” ujar Nabi. []
Sumber: Buku Kecil Kearifan Islam/ Penulis: Maulana Wahiduddin Khan/ Penerbit: Pustaka Alvabet/ 2005
Ikuti kami selengkapnya di:
WhatsApp: https://chat.whatsapp.com/CmhxXFTpO6t98yYERJBNTB
Instagram: https://www.instagram.com/humayro_media/
YouTube: https://www.youtube.com/@humayromedia
Telegram : https://t.me/pusatstudiislam2
Facebook Fanspage : https://www.facebook.com/profile.php?id=61572918724311

